SEJARAH DESA PAGER WANGI, Kabupaten Tegal

bukit rangkok pagerwangi

PROFIL UMUM

Kode Desa/Kelurahan : 3328040010
Luas Wilayah              : 241.1838 Hektar
Koordinat Bujur          : 109.1178
Koordinat Lintang      : -7.087405
Ketinggian                  : 500 mdpl

KEPENDUDUKAN

Jumlah penduduk Desa Pagerwangi sebanyak 1.571 (per April 2019) dengan total Kepala Keluarga sebanyak 429 KK.

PROFIL DESA PAGERWANGI

Desa Pagerwangi merupakan salah satu dari 20 desa yang berada di Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal dengan ketinggian 500 meter diatas permukaan laut. Desa ini berbatasan dengan Desa Sesepan dari arah utara, Desa Bukateja dari arah selatan, Desa Kalibakung dari arah timur, dan Desa Harjawinangun dari arah barat. Penetapan batas dan peta wilayah tersebut berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tegal No. 07 Tahun 2015.

Luas pemukiman penduduk yang tersebar di Desa Pagerwangi sebesar 58,69 Ha. Luas pemukiman tersebut terpisah dari luas pekarangan yang ada, yaitu sebesar 48,24 Ha. Luas tanah fasilitas umum sebesar 12,89 Ha yang terdiri dari tanah kas desa 12 Ha, tanah perkantoran pemerintah desa 0,07 Ha, tempat pemakaman desa 0,70 Ha dan bangunan sekolah sebesar 0,13 Ha. Desa Pagerwangi sangat didominasi oleh lahan perkebunan dan sawah, oleh karenanya tidak heran mata penaharian tertinggi di Desa Pagerwangi ini sebagai petani dan pekebun. Luas persawahan di Desa Pagerwangi sebesar 50,77 Ha dan luas Tegalan/ladang sebesar 70,59 Ha sehingga total keseluruhan tanah Desa Pagerwangi sebesar 241. 1838 Ha/m2.

POTENSI SUMBER DAYA ALAM

Desa Pagerwangi merupakan salah satu dari 20 desa yang berada di Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal dengan luas sekitar 241. 1838 Ha. Sumber daya alam Desa Pagerwangi mencakup persawahan, perkebunan dan juga perbukitan. Setiap tahunnya dapat menghasilkan produk pertanian berupa padi, jagung dan juga tebu. Dapat dilihat dari tata guna tanah yang mayoritas lahan persawahan dan perkebunan, Desa Pagerwangi sangat bagus untuk memacu produktifitas karena ditunjang lahan dan pengairan yang mencukupi.

Selain terdiri dari persawahan dan perkebunan, Desa Pagerwangi juga terdapat perbukitan dengan keindahan alam yang begitu luar biasa. Keindahan alam yang mempesona, masyarakat desa yang ramah, serta pemuda desa yang aktif dan peduli terhadap desanya menjadikan bekal untuk pengembangan Desa Pagerwangi menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tegal.

SEJARAH DESA PAGERWANGI

Menurut beberapa tokoh masyarakat serta cerita turun temurun panamaan desa Pagerwangi bermula dari kejadian ratusan tahun silam. Desa Pagerwangi berasal dari kata Pager dan Wangi. Pager berarti Pagar, dan Wangi adalah aroma dari keharuman yang ada didalamnya. 

Dinamai Pagerwangi karena pada awalnya dikelilingi berbagai macam bunga dan buah-buahan. Wilayah Pagerwangi merupakan daerah pegunungan yang awalnya adalah hutan belantara dengan tanahnya berupa perbukitan, sehingga tak heran desa Pagerwangi menjadi tempat persembunyian dan markas pejuang Republik di zaman penjajahan. Selama perang kemerdekaan masyarakat Pagerwangi juga banyak membantu pejuang.

Lahirnya Desa Pagerwangi tidak diketahui secara pasti oleh masyarakat maupun Pemerintah Desa. Sampai saat ini belum layak dilakukan penelitian bidang antropologi dan asal-usul Desa Pagerwangi, sehingga belum diketahui secara pasti kapan berdirinya. Setelah perang kemerdekaan berakhir, masyarakat Desa Pagerwangi mengadakan rapat yang melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan sesepuh Desa untuk mengadakan pemilihan Kepala Desa pertama, dan terpilihlah Mbah Wasrap sebagai Kepala Desa Pagerwangi yang pertama.

Desa Pagerwangi lama kelamaan menjadi desa yang berkembang dan ramai. Apalagi banyak pendatang yang ingin menetap dan tinggal di Desa ini. Desa Pagerwangi pantas menjadi desa berkembang karena memiliki potensi alam yang cukup baik dan subur. Kesejahteraan yang semakin meningkat bisa dilihat dari perumahan warga yang permanen dan telah memenuhi standar kesehataan.

Hanya Manusia Biasa yang ingin berbagi ilmu. Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih

Post a Comment